Kamis, 31 Januari 2013

SATUAN ACARA PENYULUHAN DIARE


SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

D
I
S
U
S
U
N

OLEH :


                         NAMA         :       AHMAD KURNIAWAN MENDROFA
                         NIM             :       1101003
                               SMESTER        :         2 A

logo (2).jpg
 












SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SUMATERA UTARA
JURUSAN S-1 KEPERAWATAN
MEDAN 2012
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Latar Belakang

            Penyakit diare masih menjadi penyebab kematian balita (bayi dibawah lima tahun) terbesar di dunia. Menurut catatan Unicef, setiap detik satu balita meninggal karena diare (Inisiatif Kemitraan Pemerintah-Swasta Untuk Cuci Tangan Pakai Sabun; Available from :
www.ampl.or.id). Diare seringkali dianggap sebagai penyakit sepele, padahal di tingkat global dan nasional fakta menunjukkan sebaliknya. Menurut catatan WHO, diare membunuh dua juta anak di dunia setiap tahun, sedangkan di Indonesia, menurut Surkesnas (2001) diare merupakan salah satu penyebab kematian kedua terbesar pada balita (Jangan Anggap Remeh Diare; Available from : www.medicastore.com).

             Di Indonesia, sekitar 162 ribu balita meninggal setiap tahun atau sekitar 460 balita setiap harinya.Penyakit Diare di negara maju walaupun sudah terjadi perbaikan kesehatan dan ekonomi masyarakat tetapi insiden diare infeksi tetap tinggi dan masih menjadi masalah kesehatan. Di Inggris 1 dari 5 orang menderita diare infeksi setiap tahunnya dan 1 dari 6 orang pasien yang berobat ke praktek umum menderita diare infeksi. Tingginya kejadian diare di negara Barat ini oleh karena foodborne infections dan waterborne infections yang disebabkan bakteri Salmonella spp, Campylobacter jejuni, Stafilococcus aureus, Bacillus cereus, Clostridium perfringens dan Enterohemorrhagic Escherichia coli (EHEC). Diare infeksi di negara berkembang, menyebabkan kematian sekitar 3 juta penduduk setiap tahun. Di Afrika anak anak terserang diare infeksi 7 kali setiap tahunnya di banding di negara berkembang lainnya mengalami serangan diare 3 kali setiap tahun. (Diare Akut Disebabkan Bakteri; Available from : www.library.usu.ac.id).

            Diare merupakan penyebab kematian nomor 2 pada Balita dan nomor 3 bagi bayi serta nomor 5 bagi semua umur. Setiap anak di Indonesia mengalami episode diare sebanyak 1,6 – 2 kali per tahun. Dari hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) di Indonesia, diare menempati urutan ke ketiga penyebab kematian bayi (Elemen Seng Mampu Atasi Penyakit Diare; Available from :  www.mediaindonesiaonline.com).Diare adalah penyakit yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi berak lebih dari biasanya ( 3 atau lebih per hari ) yang disertai perubahan bentuk dan konsistensi tinja dari penderita. (Depkes R I,Kepmenkes RI Tentang Pedoman P2D,Jkt,2002).

            Secara klinis penyebab diare dapat dikelompokkan dalam golongan 6 besar yaitu karena Infeksi, malabsorbsi, alergi, keracunan, immuno defisiensi, dan penyebab lain, tetapi yang sering ditemukan di lapangan ataupun klinis adalah diare yang disebabkan infeksi dan keracunan. (Depkes RI, Kepmenkes RI Tentang Pedoman P2D,Jkt,2002). Adapun penyebab-penyebab tersebut sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor misalnya keadaan gizi, kebiasaan atau perilaku, sanitasi lingkungan, dan sebagainya. Pada tahun 2004, Diare merupakan penyakit dengan frekuensi KLB kelima terbanyak setelah DBD, Campak, Tetanus Neonatorium dan keracunan makanan.
Pokok Bahasan                            :      Diare
Sub Pokok Bahasan                    :    
ü  Defenisi Diare
ü  Jenis Jenis Diare
ü  Penyebab
ü  Tanda dan gejala
ü  Tingkatan Dehidrasi Pada Diare
ü  Cara Penularan Diare
ü  Penanganan Diare
ü  Cara Membuat Larutan Gula Garam

Tujuan instruksional Umum      :      Setelah mengikuti penyuluhan,diharapkan mahasiswa mampu                                                               memahami/mengetahui/mengerti tentang diare.

Tujuan Instruksional Khusus    :      Setelah mengikuti penyuluhan mahasiswa diharapkan :
ü  Mengetahui dan dapat meyebutkan kembali pengertian dari diare
ü  Mengetahui dan dapat mengulang kembali jenis jenis diare
ü  Mengetahui dan dapat menyebutkan etiologi diare
ü  Mengatahui dan dapat menyebutkan manifestasi klinis diare
ü  Mengetahui tingkatan dehidrasi pada diare
ü  Menjelaskan kembali cara penularan diare
ü  Menjelaskan cara penanganan diare
ü  Menjelaskan cara membuat larutan gula garam (LGG)

Metode                                          :      Ceramah dan tanya jawab

Media                                            :      Leaflet,whiteboard,spidol

Sasaran                                         :      Mahasiswa STIKES SUMUT

Hari/Tanggal                                :      Senin,23 april 2012

Pukul                                            :      09.00 – 09.45 WIB

Tempat                                         :      STIKES SUMUT




Pengorganisasian                         :      1. Moderator                 :    Ikhwan Jamil
                                                              2. Penyaji                      :    Ahmad Kurniawan Mendrofa
                                                              3. Notulen                     :    Lutfi Abdullah
                                                              4. Fasilitator                  :    Rudy
                                                              5. Observer                   :    Anwar
                                                              6. Leader                       :    Radith
                                                              7. Co Leader                 :    Nawar
                                                             
Kegiatan Penyuluhan

Tahap
Kegiatan
Estimasi waktu
Penyuluh
Sasaran
Pembukaan
1. Mengucapkan salam
2. Memperkenalkan diri
3. Memberitahukan tema materi serta TIU dan TIK
4. Apersepsi
5. Membagikan leaflet
6. Kontrak waktu dengan sasaran selama 45 menit
1. Menjawab salam
2. Mendengarkan
3. Memperhatikan
4. memberitahukan hal    hal yang diketahui ttg diare
5. Menerima dan membaca
5 menit
Penyajian
1.  Menjelaskan tentang :
ü  Defenisi Diare
ü  Jenis Jenis Diare
ü  Penyebab
ü  Tanda dan gejala
ü  Tingkatan Dehidrasi Pada Diare
ü  Cara Penularan Diare
ü  Penanganan Diare
ü  Cara Membuat Larutan Gula Garam

2.  Memberikan kesempatan kepada sasaran untuk bertanya

3.  Menjawab pertanyaan sasaran

1.    Mendengarkan dan memperhatikan
2.    Mengajukan pertanyaan bila tidak mengerti
3.    Mendengarkan dan memperhatikan jawaban dari penyuluh

25 menit
Penutup
1. Mengevaluasi kembali materi yang telah  disampaikan kepada mahasiswa

2. Membuat kesimpulan


3. Mengucapkan terimakasih

4. Menutup dengan salam
1.    Menjawab pertanyaan
2.    Mendengarkan
3.    Manjawab salam

15 menit
Referensi                        :
                                              
1.      Puspa M bayu,S.Kep.(2011).SAP DIARE, file:///D:/sap-diare.html
2.      Hany A Dewi.(2012).SAP Perawatan Anak Diare, file:///D:/sap-perawatan-anak-diare.html

                            


Evaluasi                         
Metode evaluasi yang digunakan adalah tanya jawab
Kriteria Hasil                   :     
1.Struktur                        :      1.  Leader                 :    Memimpin segala proses sebelum dan sampai selesai penyuluhan
                                               2. Co Leader            :    Mambantu leader
                                               3. Pemateri               :    Mempersiapan materi sesuai dengan apa yang diharapkan,semua meteri dijelaskan kepada sasaran
                                               4. Fasilitator             :    Memprsiapkan ruangan,media penyuluhan,sasaran,kontrak waktu telah sesuai dengan kebutuhan.
                                               5. Observer               :    Mengamati jalannya penyuluhan,reaksi audience,mengamati keberhasilan penyuluhanan.

2. Proses                          :      - Sasaran memperhatikan saat diberikan pendidikan kesehatan
                                               - Sasaran aktif bertanya
                                               - Sasaran mampu mengulangi materi yang disampaikan penyaji
                                               - Sasaran mengikuti acara penyuluhan dari awal sampai akhir

3. Hasil                            :      Sasaran mampu menjawab pertanyaan
                                               1. > 80 %             =   Berhasil
                                               2. 50 – 80 %        =  Cukup
                                               3. < 50 %             =   Kurang berhasil

4. Isi materi                     :      - Padat dan jelas
                                               - Materi pembahasan sesuai dari awal hingga akhir






Daftar Pertanyaan :

1.      Apa pengertian diare?
Jawab       :    Diare adalah suatu kondisi dimana buang air besar tidak normal yaitu lebih dari         3 kali sehari dengan tinja yang encer dapat atau tanpa disertai lendir atau darah.

2.      Sebutkan  jenis jenis diare!
Jawab      :    Jenis jenis diare adalah diare akut,diare berkepanjangan,dan diare kronik.

3.      Apa penyebab diare?
Jawab      :                  
1.    Infeksi                                                :    Virus,bakteri,parasit
2.    Makanan                                            :    Basi,beracun,alergi terhadap makanan
3.    Gangguan penyerapan makanan        :    Tidak toleransi terhadap                                                                  karbohidrat,lemak/   protein
4.    Psikologis                                           :    Rasa takut dan cemas yang                                                                                  berlebihan
5.    System kekebalan tubuh menurun


4.      Apa saja tanda dan gejala diare?
Jawab      :   
a.    Gelisah,suhu tubuh meningkat,nafsu makan menurun
b.    Sering BAB,tinja encer,kadang disertai mual dan muntah
c.    Frekuensi BAK menurun
d.   Badan lemah dan lesu
e.    Terjadi dehidrasi.

5.      Bagaimana cara penularan diare?
Jawab      :      Penularannya disebut dengan 3F yaitu Finger (jari), Food (makanan) dan Fly (lalat).

6.      Bagaimana penanganan diare?
Jawab      :   
1.    Minum air matang atau air tajin,atau kuah sayur sebanyak banyaknya.
2.    Minum oralit atau larutan gula garam (LGG)
3.    Diit makan yang bernutrisi
4.    Istirahat yang cukup



MATERI PENYULUHAN


DEFENISI

            Diare adalah suatu kondisi dimana buang air besar tidak normal yaitu lebih dari 3 kali sehari dengan tinja yang encer dapat atau tanpa disertai lendir atau darah.

            Diare adalah keadaan dimana seorang individu mengalami atau beresiko mengalami BAB sering dengan feses cair atau feses tidak berbentuk.(Lynda Juall Carpenito,2011)




JENIS JENIS DIARE :

·         Diare akut                            :      Terjadi secara akut selama 3-5 hari
·         Diare berkepanjangan          :      Berlangsung antara 7-14 hari
·         Diare kronik                         :      Berlangsung lebih dari 14 hari



PENYEBAB

6.      Infeksi                                                 :           Virus,bakteri,parasit
7.      Makanan                                             :           Basi,beracun,alergi terhadap makanan
8.      Gangguan penyerapan makanan         :           Tidak toleransi terhadap karbohidrat,lemak atau                                                                        protein
9.      Psikologis                                            :           Rasa takut dan cemas yang berlebihan
10.  System kekebalan tubuh menurun



TANDA DAN GEJALA

f.       Gelisah,suhu tubuh meningkat,nafsu makan menurun
g.      Sering BAB,tinja encer,kadang disertai mual dan muntah
h.      Frekuensi BAK menurun
i.        Badan lemah dan lesu
j.        Terjadi dehidrasi.


TINGKATAN DEHIDRASI PADA DIARE


Tanda dan gejala
Tidak dehidrasi (kehilangan cairan < 5% BB)
Dehidrasi ringan (kehilangan cairan 5-10% BB)
Dehidrasi berat (kehilangan cairan  > 10 % BB)
Keadaan umum
Baik
Rewel,gelisah,lemah
Apatis,tidak sadar
Mata
Tidak cekung
Cekung dan kering
Sangat cekung
Air mata
Jika menangis masih ada
Jika menangis tidak terdapat air mata
Jika menangis tidak ada air mata
Bibir
Tidak kering
kering
Sangat kering
Rasa haus
Tidak merasa haus
Haus sekali,jika diberi minum rakus sekali
Tidak bisa minum
Kulit
Jika dicubit cepat kembali
Jika dicubit,kembali lambat
Jika dicubit kembali sangat lambat



CARA PENULARAN DIARE:

            Penularannya disebut dengan 3F yaitu Finger (jari), Food (makanan) dan Fly (lalat).Cara pencegahannya adalah sebagai berikut :

1.      Mencucui tangan dengan baik sebelum makan dan setelah bermain dan BAB
2.      Jaga kebersihan diri,makanan,sumber air,lingkungan dan jamban
3.      Makanan harus selalu ditutup
4.      Air minum dimasak sampai matang
5.      BAB tidak di sembarangan tempat (di jamban)


PENANGANAN DIARE
           
            Prinsip dari penanganan diare adalah mencegah dehidrasi,mengganti cairan yang telah hilang (rehidrasi),memenuhi kebutuhan nutrisi serta mencegah masalah lain yang mungkin muncul.

5.      Minum air matang atau air tajin,atau kuah sayur sebanyak banyaknya.
6.      Minum oralit atau larutan gula garam (LGG)
7.      Diit makan yang bernutrisi
8.      Istirahat yang cukup




Cari pengobatan lanjut ke puskesmas / RS bila :
·         Diare terus menerus
·         Ada muntah berulang ulang
·         Tidak mau makan dan minum
·         Ada darah dalam tinja



CARA MEMBUAT LARUTAN GULA GARAM

Sediakan 1 sendok teh gula pasir tambahkan ¼ sendok teh garam.Kemudian larutkan didalam air 200 ml (1 gelas).
ATAU
Sediakan 8 sendok teh gula pasir tambahkan 1 sendok teh garam.kemudian larutkan didalam air 1000 ml (5 gelas).

Takaran pemberian Oralit/LGG

Umur
3 Jam pertama
Selanjutnya tiap mencret
< 1 tahun
1 ½ gelas (300 ml)
½ gelas (100 ml)
1 - 4 tahun
3 gelas (600 ml)
1 gelas (200 ml)
Diatas 5 tahun
6 gelas (1200 ml)
1 ½ gelas (300 ml)
Dewasa
12 gelas (2400 ml)
2 gelas (400 ml)


Catatan :
ü  Berikan oralit/LGG sedikit demi sedikit
ü  Hentikan pemberian jika penderita muntah.Lanjutkan setelah 5 menit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar dibawah ini .. .. . .