Selasa, 08 Mei 2012

Cedera Kepala (Trauma Kapitis)


Cedera kepala (trauma kapitis)


Defenisi
Trauma kapitis    :  kerusakan bagian kulit kepala,tengkorak dan otak dan resiko utamanya adalah rusaknya otak karena perdarahan/pembengkakan otak karena respon terhadap cedera.(Keperawatan Medical Bedah,BRUNNER DAN SUDDARTH)
Trauma kapitis    :  Satu diantara kebanyakan bahay yang menimbulkan kematian pada manusia.(Keperawatan Kritis Pendekatan Holistik Vol 2,HUDAK DAN GALLO)

ETIOLOGI
  1. Trauma tumpul
  2. Trauma tajam
  3. Tabrakan

MANIFESTASI KLINIS
Gejala yang muncul pada cedera tergantung pada jumlah dan distribusi cedera otak.Nyeri yang menetap biasanya menunjukkan adanya fraktur.
o   Fraktur kabah cranial
o   Fraktur dasar tengkorak
o   Laserasi/contusion
o   Gangguan kesadaran
o   Konfusi
o   Gangguan pergerakan
o   Abnormalitas pupil
o   Perubahan tanda vital
o   Gangguan penglihatan dan pendengaran
o   Disfungsi sensori
o   Sakit kepala
o   Vertigo



KOMPLIKASI
1.Edema serebral dan herniasi
2.Fraktur tengkorak
3.deficit neurologic dan psikologi
4.infeksi bedah neuro (meningitis) dan sistemik (saluran kemih)
5.pendarahan intracranial :
§ pendarahan extradural
§ perdarahan subdural
§ perdarahan intraserebral

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
·         CT-Scan
·         Rontgen tengkorak
·         Angiografi serebral menggambarkan adanya hematoma supratentorial,extraserebral,intraserebral serta kontusio serebral


PENATALAKSANAAN
Medis     :       
  1. Anti udema seperti cairan manitol,dexametason,retriksi air dan garam
  2. Antibiotik seperti penicillin dan metronidazol
  3. Klorpromazon
  4. Nutrisi
  5. Pembedahan
  6. Terapi hyperventilasi
  7. Terapi komponen darah

Keperawatan   :
  1. Mempertahankan jalan nafas
  2. Memantau keseimbangan cairan dan elektrolit
  3. Memberi nutrisi adekuat
  4. Mencegah cedera
  5. Mendukung koping keluarga

TINGKATAN CEDERA
1.      Memar          :     Terjadi kehilangan kesadaran <30 menit,tidak terjadi fraktur tengkorak kepala,tidak terjadi kontusio serebral,adanya hematoma
2.      Sedang         ;     Kehilangan kesadaran >30 menit tapi <24 jam dapat terjadi fraktur tengkorak
3.      Berat            :     Kehilangan kesadaran > 24 jam dijumpai kontusio serebral,laserasi


Aselerasi (percepatan) adalah benda yang bergerak menabrak kepala yang diam.misalnya pukulan benda tumpul atau kena lemparan
Diselerasi (perlambatan) adalah kepala yang diam membentur objek yang diam.misalnya kecelakaan lalu lintas



GLASGOW COMA SCALE (GCS)

Buka mata :
Spontan                             :     4
Dengan perintah                :     3
Dengan rangsangan           :     2
Tidak ada reaksi                :     1

Respon motorik terbaik
Mengikuti perintah            :     6
Melokalisir nyeri               :     5
Menghindari nyeri             :     4
Fleksi abnormal                 :     3
Ekstensi abnormal             :     2
Tidak ada gerakan             :     1

Respon verbal terbaik
Orientasi baik dan sesuai                 :  5
Disorientasi waktu dan tempat        :  4
Bicara kacau                                     :  3
Mengerang                                       :  2
Tidak ada suara                                :  1


HASIL
1.      Skor GCS 15            :     Kesadaan penuh,atentif dan orientatif
2.      Skor GCS 9-14        :     Konfusi,letargi atau stupor
3.      Skor 3-8                   :     Koma

 

TINGKAT KESADARAN :
1.      Compos mentis        :     Kesadaran penuh
2.      Somnoleosus            :     Mudah tertidur
3.      Stuppor                    :     Dengan rangsangan yang kuat baru ada reaksi
4.      Apatis                       :     Perhatian berkurang
5.      Letargi                      :     Kesadaran yang menurun
6.      Koma                       :     Tidak sadar sama sekali
7.      Disorientasi              :     Tidak kenal orang,tempat dan waktu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar dibawah ini .. .. . .