Rabu, 09 Mei 2012

Sistem Perkemihan


SISTEM PERKEMIHAN
The Urinary (System)

System perkemihan adalah system dimana terjadinya proses penyaringan darah sehingga darah bebas dari zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap kembali zat-zat yang masih dipergunakan oleh tubuh.

Fungsi system perkemihan :
1.Membuang sisa metabolisme :
·         Membuang sisa metabolisme nitrogen
·         Racun-racun/toxic
·         Obat-obatan
2.Pengatur homeostatis :
·                                       Keseimbangan cairan,elektrolit,dan asam
·                                       TD
·                                       Produksi sel darah merah

Sistem perkemihan terdiri dari :
1.GINJAL/REN/RENALIS
2.URETER
3.KANDUNG KEMIH (vesika urinaria/blaas/urynalk blader)
4.URETRA

KET :

v  GINJAL

KEDUDUKAN GINJAL :
§  Ginjal merupakan alat filtrasi dan menghasilkan urin yang dikeluarkan melalui vesika urinaria,dikeluarkan keluar tubuh melalui uretra
§  2 buah organ simetris (sejajar),terletak didalam rongga abdomen retro (dibelakang) peritoneal,dilateral kiri dan kanan lumbalis III,melekat langsung pada dinding abdomen.
§  Bentuknya seperti kacang warna merah kebiru-biruan,berat 150 gr,panjang 11,5 cm lebar 5 cm dan tebal 3 cm serta konsistensinya padat.
§  Letak ren dextra terletak pada level Th 12-13 dan ren sinistra 11-12 (lebih tinggi)
§  Diatas kedua ginjal terdapat glandula suprarenalis
§  Diantara kedua ginjal berjalan VCI (Vena Cava Inferior) dan aorta abdominalis.Rendextra berdekatan dengan VCI dan ren sinistra berdekatan dengan aorta abdominalis.
§  Didepan ren dextra terdapat hepar (depan atas) dan ren sinistra terdapat gaster dan limpa.
§  Darah dialirkan kesetiap ginjal melalui arteri renalis kiri dan kanan dan dari ginjal keluar vena renalis kiri dan kanan.
§  Ginjal disarafi oleh fleksus renalis yang mengatur jumlah darah yang masuk kedalam ginjal


STRUKTUR GINJAL :
§  Ginjal dibungkus oleh selaput tipis (capsula renalis),lappisanluar (cortex renalis),dan lapisan dalam (medulla renalis)
§  Didalam ginjal terdapat kurang lebih 1-1,3 juta nefron yang berfungsi dalam penyaringan darah sehingga menghasilkan urin.

1 (satu) nefron terdiri dari :
ü  Afferent arteriol
ü  Glomerulus
ü  Efferent arteriol
ü  Capsula bowman (penampung hasil filtrasi)
ü  Tubulus proximal (penampung/saluran
ü  Ansa henle (lekungan yang sempit)
ü  Tubulus distal
ü  Duktus kolekting

Perlahan urin yang sudah ada melalui papilla renalis disalurkan ke kalix,selanjutnya dikumpul kepelvis ginjal.

PROSES PEMBENTUKAN URINE
Darah dari arteri renalis masuk ke nefron menjadi arteri aferen terjadi proses filtrasi di glomerulus kemudian arteri yang keluar menjadi arteri aferen.darah yang telah disaring di tampung oleh kapsula bowman dan diteruskan ke tubulus proksimal,disini zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh direabsorbsi kembali kedalam tubuh.cairan selanjutnya diteruska ke ansa henle,diteruskan ke tubulus distal dan bila masih ada zat-zat yang diperlukan tubuh direabsorbsi kembali,dan sisa cairan akhir di sekresi ke tubulus kolegentes (kolecting duct) di pelvis ginjal baru disalurkan ke ureter.

ADA 3 PROSES DASAR YANG BERPERAN DALAM PEMBENTUKSN URIN
1.FILTTRASI
Proses ini terjadi Karena permukaan afferent lebih besar dari permukaan efferent sehingga terjadi penyerapan darah.Saat darah melewati glomerulus,terjdi filtrasi plasma bebas protein menembus membrane kapiler glomerulus kedalam kapsula bowman.Filtrasi tersebut terdiri atas : air,NaCL,Cl,Sulfat,Bikarbonat yang kemudian diteruskan ke tubulus ginjal.
2.REABSORBSI
Pada tubulus bagian proximal terjadi penyerapan kembali sebagian besar zat-zat penting seperti : Glukosa,NaCL,Cl.Sulfat dan ion bikarbonat.Proses tersebut berlangsung secara pasif yang dikenal dengan istilah reabsorbsi obligator.

Apabila diperlukan tubulus ginjal akan menyerap kembali NaCL, dan ion bikarbonat melalui proses aktif yang dikenal dengan istilah fluktuaktif.

Zat-zat yang direabsorbsi tersebut diangkut kekapiler peritubular ke vena dan kemudian ke jantung untuk kemballi diedarkan.

       
3. SEKRESI
Melalui sekresi tubulus zat-zat tertentu pada plasma yang tidak berhasil disaring di kapiler tubular dapat cepat dieliminasi .


ADA 3 TEKANAN YANG MENYEBABKAN FILTRASI DI GLOMERULUS
1.Tekanan hydrostatic                :  Tekanan cairan darah terhadap dinding pembuluh darah oleh adanya kontraksi ventrikel dari jantung yang menyebabkan plasma terdorong : 60 mmhg
2.Tekanankapsula                       :  Tekanan yang timbul karena adanya filtrstglomerulus ke dalam ruang capsula : 25 mmhg
3.Tekanan osmotic                     :  Tekanan yang timbul karena albumin : 15 mmhg


YANG TIDAK DAPAT DIFILTRASI OLEH GLOMERULUS,adalah :
1.sel-sel darah
2.plasma darah (protein plasma),terkecuali :
ü  nutrisi
ü  bahan-bahan lain seperti : obat,hormone,bahan sisa metabolisme.

HEMATURIA adalah penyakit yang ditandai dengan adanya eritrosit dalam urin
Penyebab,mis : nefrotitis akut,Glomerulus sindrom,radang-keracunan.
Hematuria tebagi 2,yaitu :
1.Hematuria Gross (kasar)               :  adanya darah dalam urin yang dapat dilihat langsung tanpa menggunakan mikroskop.
2.Hematuria decult                          :  adanya darah dalam urin yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang,tetapi harus menggunakan bantuan mikroskop.

v  URETER
Ureter adalah 2 pipa yang berasal dari ke-2 ginjal dan bermuara dikandung kemih.Panjangnya 25-30 cm dan diameter 0,5-1,25 cm.sebagian terletak didalam rongga abdomen dan sebagian didalam pelvis.
Bagian ureter berdilatasi dan melekat pada hilus ginjal sedangkan pada bagian bawahnya memasuki kandung kemih pada sudut posterior dasar kandung kemih.
Urin didorong melewati ureter dengan gelombang pristaltik yang terjadi sekitar 1-5 kali/menit.Pada pertemuan antara ureter dan kandung kemih,terdapat lipatan membrane mukosa yang bertindak sebagai katub (katub obligue) yang berguna mencegah refluks urin kembali ke ureter.Sehingga mencegah penyebaran infeksi adri kandung kemih ke atas.


v  KANDUNG KEMIH
Vesika urinaria adalah kantung muskular tempat urin bermuara dari ureter.Ketika kosong atau setengah terisi,kandung kemih terletak dibelakang simfisis pubis.
Terdiri dari fundus,corpus dan verteks.
Pada pria kandung kemih terletetak diantara kelenjar prostate dan rectum.Pada wanita kandung kemih terletak diantara uterus dan vagina.
Dinding kandung kemih sangat elastis sehingga mampu menahan regangan yang sangat besar.Saat penuh kandung kemih bias melebihi simfisis pubis,bahkan setinggi umblikus.

v  URETRA
Uretra membentang dari kandung kemih sampai meatus uretra (orificium uretra pada wanita).Panjang uretra pada pria sekitar 20 cm dan membentang dari kandung kemih sampai ujung penis.
Uretra pada wanita terdiri dari 3 bagian yaitu :
1.Uretra pars prostatika
2.Uretra pars membranosa
3.Uretra pars spongiosa
Pada wanita uretra sekitar 3 cm dan membentang dari kandung kemih sampai lubang diantara labia minora,2,5 cm dibelakang klitoris.
Karena uretranya pendek wanita lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih.

MIKSI ATAU MIKTURISASI merupakan proses pengosongan  vesika urinaria.Vesika urinaria dapat menimbulkan rangsangan saraf bila vesika urunaria berisi ±250-450 cc (pada orang dewasa) dan ±200-250 cc (untuk anak-anak).

Mikturisasi merupakan gerak refleks yang dapat dikendalikan dan ditahan oleh pusat-pusat persarafan,gerakannya oleh kontraksi otot abdominal yang menambah tekanan didalam vesika urinaria dan berbagai organ yang menekan vesika urinary membantu mengosongkannya.



PROSES MIKSI
Mekanisme berkemih terjadi karena vesica urinaria berisi urin yang dapat meimbulkan rangsangan pada saraf-saraf di dinding vesika uranaria.Kemudian rangsangan tersebut diteruskan melalui medulla spinalis kepusat pengontrol berkemih yang terdapat di kortex cerebri.Selanjutnya otak memberikan impuls/rangsangan melalui medulla spinalis keneuromotoris didaerah sacral.kemudian terjadi koneksi otot destructor dan relaksasi sfingter uretra internal.

Urin dilepaskan dari vesika urunaria tetapi masih tertahan  oleh sfingter uretra eksternal.jika waktu dan tempat memungkinkan akan menyebabkan relaksasi sfingter internal dan urine dikeluarkan (miksi).



URINE
Ciri-ciri urin normal :
1.Jumlah dalam 24 jam ±1500 cc tergantung intake dan factor lain.
2.Berwarna orange bening,pucat tanpa endapan
3.Bau tajam
4.Sedikit asam (PH rata-rata 6)
5.Berat jenis 1,015-1,020



KOMPOSISI URIN
1.Air (96%)
2.Larutan (4%)
o   Larutan organik
Urea,ammonia ,keratin dan asam urat
o   Larutan organic
Natrium (sodium),klorida,kalium (potassium),sulfat,magnesium,fosfor,NaCL merupakan garam organic yang paling banyak.


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN URIN
1. Pertumbuhan dan perkembangan
2. Asupan cairan dan makanan
3. Kebiasaan dan gaya hidup
4. Faktor psikologis
5. Aktivitas dan tonus otot
6. Kondisi patologis
7. Medikamentosa
8. Prosedur pembedahan
9. Pemeriksaan diagnostic


PERUBAHAN PRODUKSI URIN :
1.Poliuria
2.Oliguria (100-500 ml/24 jam)
3.anuria (< 100 ml/24 jam)


PERUBAHAN POLA KEMIH :
1. Inkontinensia urin
        -Inkontinensia stress
      -Inkontinensia urgency
2.Retensi urin
3.Enuresis (ngompol)
4.Sering berkemih
5.Urgency (perasaan ingin berkemih)
6.Disuria (nyeri saat berkemih)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar dibawah ini .. .. . .